Filosofi Lagu – Lapang Dada – Sheila On 7, Apapun yang Terjadi Harus Berlapang Dada dan Mengambil Hikmah


7203
1 share, 7203 points

Lapang Dada – Sheila On 7, Apapun yang Terjadi Harus Berlapang Dada dan Mengambil Hikmah – Filosofilagu.com – Saat kita kehilangan orang yang kita sayangi, entah itu pasangan, keluarga ataupun sahabat pastilah kita akan merasakan kerinduan yang teramat dalam akan sosok-sosok itu. Kita hanya bisa mengingat kembali segala kenangan saat kita masih bersama dengan mereka. Dan keadaan itu bukanlah yang sesungguhnya kita inginkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah berlapang dada dan mengambil hikmah dari semua kejadian itu. Makna itulah yang ingin disampaikan Sheila On 7 lewat lagunya yang berjudul “Lapang Dada” secara keseluruhan lagu ini memiliki makna yang positif, yaitu ajakan untuk berlapang dada saat semua tidak sesuai harapan dan berusaha mengambil hikmah dari semua kejadian.

Kunci Gitar Lagu Lapang Dada – Sheila On 7

Lapang Dada – Sheila On 7 – Filosofilagu Lyrics

I
apa yang salah dengan lagu ini
kenapa kembali ku mengingatmu
seperti aku bisa merasakan
getaran jantung dan langkah kakimu
kemana ini akan membawaku

Seseorang yang merasa sesuatu hal yang berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Dia baru saja ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh orang yang sangat disayanginya dan dia berusaha sedikit demi sedikit untuk bisa melupakannya. Tapi entah mengapa dia justru mengingat kembali semua kenangan saat mereka masih bersama. Dan dia juga seperti bisa merasakan detak jantung dan langkah kaki orang itu hadir kembali didalam hidupnya. Seakan orang itu ingin membawanya ke suatu tempat agar mereka bisa saling melepas kerinduan yang melanda.

II
kau harus bisa bisa berlapang dada
kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
karena semua semua tak lagi sama
walau kau tahu dia pun merasakannya

Namun itu semua hanyalah ingatan akan kenangan indah tentang kebersamaan mereka. Dan kini semua telah terjadi dan dia tidak bisa mengulang kembali segala hal seperti yang dulu. Yang perlu dilakukannya sekarang adalah dia harus bisa berlapang dada. Tidak perlu menyalahkan ingatan dan tidak perlu lagi menyesali apa yang telah terjadi karena memang begitulah adanya. Dia harus bisa mengambil hikmah atas segala hal yang telah terjadi. Dan semua tidak lagi sama walau dia tahu orang itu juga merasakan apa yang terjadi pada dirinya saat ini.

III
di jalan yang setapak kecil ini
seperti ku mendengar kau bernyanyi
kau tahu kau tahu rasaku juga rasamu huuu

Saat dia menyusuri jalan setapak yang kecil, dia seperti mendengar orang itu memanggil dirinya. Namun kembali dia menyadari bahwa semua itu hanyalah halusinasi yang dirasakannya terhadap orang itu. Ya, itu karena dia sangat merindukannya, dalam getar yang dirasakannya seolah orang itu berada disisinya. Dia tahu orang itu pasti juga merasakan sama seperti apa yang dirasakannya.

Kembali ke II
IV
kemana ini akan membawaku
aku takkan pernah tahu

Karena keadaan yang dialaminya itu membuatnya bertanya-tanya kemanakah semua hal itu akan membawanya pergi. Mungkinkah dia akan bisa bertemu kembali dengan orang itu suatu saat nanti. Dan mungkinkah dia mampu melewati semua ini dengan mudah. Dia tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya.

Kembali ke II
V
mengirim cahaya untukmu

Yang bisa dilakukannya sekarang hanyalah berlapang dada dan mengambil hikmah dari semua kejadian yang telah terjadi agar dia bisa melanjutkan menjalani hidupnya. Dan yang terpenting dia akan selalu mendoakan agar orang itu mendapatkan tempat yang indah disisi-Nya.

Album : Musim Yang Baik
Rilis : 1111 November 2014
Genre : pop
Label : Sony Music
Pencipta : Erros Candra

By : Filosofilagu.com

Sebarkan cinta
  • 1.4K
  • 333
  • 2.3K
  • 222
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4.3K
    Shares

Like it? Share with your friends!

7203
1 share, 7203 points
Mengupas semua tentang musik